Live facetime sex cams - Tante2 xxx


Tante2 xxx-74

Tahu Tante Endang sudah keluar aku bangkit lalu pindah ke vagina Tante Rina dan kubuka kedua pahanya lebar-lebar. terus..," rintih Anto sambil menekan kepala Tante Rina yang naik turun di penisnya. Gesekan demi gesekan, sodokan demi sodokan sungguh membuatku terbuai dan semakin menikmati "perkosaan" ini, aku tidak peduli lagi orang ini sesungguhnya adalah Tanteku sendiri.

Sama seperti Tante Endang Tante Rina juga merintih tidak karuan ketika lidahku mengocok lubang vaginanya. Tante Endang terus menjilati penisku gantian dengan Tante Rina yang lidahnya dengan liar menjilati penisku, dan sesekali memasukkannya kedalam mulunya serta menghisap kuat-kuat penisku didalam mulutnya. Kuminta Tante Rina untuk menjilati vagina Tante Endang yang jongkok diatas mulutnya. Geli dik," desis Tante Endang setiap kali lidah Tante Rina memasuki vaginanya.

Seperti seorang raja aku pun disambut, mereka yang tadinya telentang dan menindih kini mereka bangkit dan duduk sambil menata rambutnya masing-masing.

Dan sesaat kemudian aku merasakan kehangatan padabatang kemaluanku. Tante Girang XXX dan Bu Lina seakan ingin berebut untuk menikmati batang kemaluanku yang berukuran normal-normal saja.

Saya yang bertugas untuk mengambilkan barang-barang seperti beras, gula ya hanya bersikap cuek saja terhadap banyaknya pembeli itu. Sebut Tante Lina pemilik toko di sebelah tokonya Tante Girang XXX yang sepertinya juga tipe Tante Girang Binal, dia sering datang sore hari setiap toko akan ditutup.